Bab ini memperkenalkan konsep, ancaman, dan teknik perlindungan pada jaringan komputer. Peserta akan mempelajari prinsip CIA (Confidentiality, Integrity, Availability), jenis-jenis ancaman (malware, phishing, sniffing, DoS, MitM, dsb.), serta perangkat dan strategi pertahanan seperti firewall, IDS/IPS, VPN, enkripsi, segmentasi jaringan, dan kebijakan keamanan. Selain teori, kursus menyediakan modul praktik aman yang dapat dijalankan di laboratorium terisolasi: analisis berkas pcap dengan Wireshark, konfigurasi rule IDS (Snort/Suricata), eksperimen pada aplikasi web rentan (DVWA/OWASP Juice Shop) di VM lokal, dan praktik pembuatan kampanye awareness phishing secara etis menggunakan akun dummy. Materi disusun agar siap dipakai sebagai bahan ajar di sekolah—dilengkapi lembar tugas, rubrik penilaian, dan checklist konfigurasi lab.
Nama Kursus: Keamanan Jaringan Komputer (BAB X)
Level: Menengah (SMA / SMK — Kelas XI)
Durasi estimasi: 6–8 sesi (1 sesi = 90 menit) — teori + praktik
Format: Modul teks + demonstrasi video singkat (opsional) + 6 modul praktikum + kuis & proyek mini
Materi inti: Prinsip keamanan, ancaman umum, firewall & IDS, VPN & enkripsi, network segmentation, analisis pcap, web vuln basics, simulasi phishing etis, dasar analisis malware di lab terisolasi
Output peserta: Laporan praktikum, rule IDS sederhana, ringkasan audit keamanan sekolah, proyek mini “Blueprint Sekolah Aman”
Pemahaman dasar jaringan (OSI model, IP addressing, TCP/UDP, router/switch) — disarankan telah mengikuti Bab sebelumnya pada kursus Jaringan Komputer.
PC/laptop untuk instruktur dan siswa (minimal 8 GB RAM direkomendasikan untuk menjalankan VM).
Virtualization: VirtualBox atau VMware Workstation/Fusion.
VM yang diperlukan (diunduh oleh instruktur): REMnux atau FLARE VM untuk analisis (opsional), Metasploitable / DVWA / OWASP Juice Shop untuk lab web rentan.
Tools: Wireshark, Snort/Suricata (untuk IDS), browser, teks editor. (Link unduhan resmi disediakan dalam modul instructor.)
Semua eksperimen dilakukan di jaringan terisolasi (host-only / internal network).
Snapshot VM wajib diambil sebelum setiap eksperimen.
Hanya instruktur/teknisi yang berwenang mengunduh sample berbahaya.
Harus ada persetujuan tertulis (consent) untuk setiap simulasi yang melibatkan akun real—lebih baik gunakan akun dummy.
Izin dari pihak sekolah untuk penggunaan lab dan sumber daya.
Daftar kebijakan penggunaan lab dan formulir persetujuan siswa/orang tua (jika relevan).
Siswa SMA/SMK kelas XI yang sudah memahami dasar-dasar jaringan dan ingin memperdalam aspek keamanan jaringan.
Guru/Tutor IT yang akan mengajar topik keamanan jaringan di sekolah dan memerlukan paket teori + praktikum siap pakai.
Staff TI sekolah (operator lab) yang ingin menyiapkan lab terisolasi untuk latihan keamanan.
Peserta pemula-menengah yang tertarik pada karir di bidang cybersecurity dan membutuhkan pengenalan praktis yang aman dan etis.